YurifyYurifyApp

Analisis nyata

Contoh

Inilah yang Yurify tunjukkan sebelum kamu menekan kirim — pada pesan yang sering dikirim saat marah.

Pesan yang dianalisis

Sudahlah. Aku urus sendiri saja, seperti biasa. Tidak usah dibalas.

Sinyal komunikasi pengirim

8

Intensitas emosi

Sejauh mana sistem pengirim diaktifkan?

Tinggi

7

Sinyal defensif

Terlalu menjelaskan, membenarkan, serangan balik

Sedang

4

Kejelasan

Apakah pesan menyampaikan kebutuhan sebenarnya?

Sedang

3

Sinyal empati

Apakah mengakui orang lain?

Rendah

6

Keaslian

Terdengar seperti diri sebenarnya pengirim

Sedang

8

Risiko meningkat

Apakah akan meningkat atau selesai?

Tinggi

Tanda tangan emosi

Frustrasi yang mengeras menjadi jarak — marah di permukaan, lelah di bawahnya.

MarahMarah
KesalMarahMurka
TakutCemas
CemasTakutKetakutan
SedihTermenung
TermenungSedihDuka
Hina (jijik + marah)
Di balik kata-katanya ada vonis kecil: "kamu tidak pernah membantu".
Tunduk (percaya + takut)
tidak ada di sini
Prediksi tersembunyi

Dia akan membacanya sebagai vonis, bukan permintaan, lalu diam agar tak ada ribut lagi.

Yang sebenarnya diminta oleh pesan ini

Kamu butuh merasa bebannya dibagi, bukan dipikul sendirian.

Insight & panduan

"Seperti biasa" mengubah satu malam menjadi cerita permanen tentang dia.

"Tidak usah dibalas" menutup pintu yang justru ingin kamu buka.

Marahnya nyata, tetapi pesannya menyembunyikan permintaan di baliknya.

Win-Win

Aku lelah dan akhirnya mengerjakan ini sendirian lagi. Aku tidak mau memikulnya sendiri — bisa kita sepakati siapa melakukan apa lain kali?

Perasaan yang sama dan tetap jujur, tapi menyebut kebutuhannya dan membiarkan pintu terbuka.

Pesanmu, situasimu, kedalaman yang sama.

Coba dengan pesanku

Gratis dicoba. Tanpa akun untuk analisis pertamamu.